Promosi Rental Mobil Pekanbaru Gunakan Jasa SEO Gloria Mandiri

27 September 2014

Riau Model Penanganan Kebakaran Hutan

PEMERINTAH akan menjadikan Provinsi Riau sebagai model sistem penanggulangan kebakaran hutan yang melibatkan semua pemangku kepentingan (stakeholder), mulai kepala daerah, polda, kodam, hingga masyarakat.

“Baik pemerintah pusat maupun daerah harus meningkatkan tiga pendekatan, yakni pencegahan, penanggulangan, dan penegakan hukum, dalam mengatasi kebakaran hutan,“ kata Wakil Presiden Boediono saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan kabut asap, di Palembang, Sumatra Selatan, kemarin.

Rakor tersebut diadakan oleh lima pemimpin daerah di Kalimantan dan Sumatra yang dipimpin langsung oleh Wapres. Hadir dalam pertemuan itu, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, Kapolri Jenderal Sutarman, Kasum TNI Laksamana Madya Ade Supandi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif, dan Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto. “Tadi sebelum mendarat, dari udara saya melihat kabut asap menyelimuti Palembang. BNPB harus mengutamakan pencegahan dan langsung bertindak sebelum api membesar.Itu cara penanganan yang lebih efektif,“ kata Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan menambahkan pencegahan adalah langkah paling utama karena peristiwa kebakaran hutan terjadi berulang-ulang. Untuk penegakan hukum, tambahnya, diutamakan penindakan terhadap aktor intelektualnya.
Pihak kepolisian, lanjut Menhut, tengah menindak 287 tersangka pembakaran hutan dari 186 kasus yang terjadi di Indonesia. Menurut Syamsul, akan disiapkan 32.500 personel dari TNI dan Polri untuk mengatasi kebakaran hutan dan asap. Pemerintah saat ini, tambahnya, telah menyiapkan dana Rp328 miliar untuk penanggulangan kebakaran hutan di Indonesia.

Sementara itu, dari Kota Jambi dan sekitarnya dilaporkan, kabut asap kembali menyelimuti wilayah tersebut. Namun, kabut belum mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha di Jambi Selatan. (Bhm/SL/X-8) Media Indonesia, 24/09/2014, halaman 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.